Berita Hutan Saat Ini - Lesanesagilles

Fakta Tersembunyi Dari Hutan Amazon

Fakta Tersembunyi Dari Hutan Amazon – Membentang di sebagian besar Amerika Selatan, hutan hujan termegah di dunia dan paling memiliki keanekaragaman hayati, Amazon, penuh dengan kejutan. Hutan Amazon adalah hutan hujan terluas yang terletak di Amazon, Amerika Selatan. Hutan Amazon juga dikenal sebagai surga indah bagi begitu banyak flora maupun fauna.

Meski dianggap misterius, Hutan Amazon tetap menjadi salah satu ekosistem yang paling banyak diteliti dan dipelajari oleh para ilmuwan dari seluruh penjuru negeri.

Namun, keberadaan hutan lebat ini sekarang sedang terancam. Data resmi yang dirilis oleh pemerintah Brasil menunjukkan hampir 73.000 kebakaran hutan tercatat di Negeri Samba dalam delapan bulan pertama tahun 2019 jumlah tertinggi untuk setiap tahun sejak 2013. Sebagian besar berada di Amazon.

Angka tersebut kemudian dibandingkan dengan apa yang terjadi pada tahun 2018, dengan 39.759 kasus kebakaran hutan di Amazon, menurut National Institute for Space Research (INPE).

Padahal, hutan Amazon memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan alam dan juga Bumi. Berikut  hal menakjubkan tentang hutan hujan Amazon.

1. Keragaman Hayati

Perkiraan ilmiah menunjukkan setidaknya ada 40.000 spesies tanaman, 3.000 jenis ikan, 1.300 spesies burung, dan 2,5 juta jenis serangga yang hidup di Hutan Amazon. Dengan luasnya Hutan Amazon, menjadi tempat yang indah untuk banyak spesies hewan maupun tumbuhan. Hutan tersebut juga memiliki 16.000 jenis pohon, 5.600 jenis ikan, 1.300 spesies burung, lebih dari 430 hewan mamalia, sekitar 1.000 amfibi, dan lebih dari 400 reptil.

2. Banyak Manusia yang Tinggal di Sana

Penemuan menyebut, ada cukup banyak manusia yang tinggal di sana. Pemberitaan di media mungkin menampilkan gambar-gambar satwa liar yang eksotis dan mungkin menakutkan, padahal populasi manusia sebenarnya lumayan signifikan.

Sekitar 21 juta orang menyebut Amazon sebagai rumah mereka, termasuk sekitar 50 suku terpencil yang belum melakukan kontak dengan peradaban modern.

3. Sebagai Paru-Paru Bumi atau malah menjadi racun di bumi?

Tak hanya dikenal dengan keganasan serta keindahannya, Hutan Amazon dijuluki sebagai paru-paru dunia. Hutan Amazon memasok 30 persen oksigen dunia.

Banyaknya tumbuhan di Hutan Amazon berperan penting dalam menyerap karbondioksida karena itu merupakan salah satu komponen fotosintesis untuk menghasilkan oksigen.

Anggapan yang salah kaprah ini datang dari fakta bahwa hutan hujan Amazon mengeluarkan 20% oksigen dunia setiap hari, jauh lebih banyak daripada ekosistem hutan lainnya.

Meskipun itu mungkin benar, tetapi tanaman yang mati dan membusuk juga mengeluarkan kira-kira jumlah CO2 yang setara dengan O2.

Itu artinya, hutan hujan ini kurang lebih berada dalam keseimbangan. Sebagian besar oksigen yang kita hirup sebenarnya berasal dari mikroorganisme di seluruh lautan dunia.

4. Hutan yang Menggundul

Hutan hujan ini menggundul dengan cepat. Seluas 1,5 hektar pohon-pohon di sana lenyap setiap detik. Dengan jumlah ini, berarti bahwa rata-rata 137 spesies punah setiap hari.

Deforestasi di Amazon menyumbang 30% dari emisi karbon global, dan jika semuanya berlanjut seperti itu, tidak akan ada yang tersisa dalam 40 tahun mendatang.

Sebagian besar kerusakan ditujukan untuk memberi ruang bagi pembangunan padang rumput, memelihara ternak. Itulah mengapa, aktivis lingkungan menekankan kita agar kita mengurangi konsumsi daging merah.

5. Sangat Gelap di Dalam Hutan

Di seluruh bagian besar Amazon, lingkungan di sekitar hutan hampir sepenuhnya gelap gulita karena hanya 1% sinar matahari yang dapat menembus daun-daun dari pohon yang lebat.

Bahkan ketika hujan turun, dibutuhkan sekitar 10 menit agar air meresap ke semak-semak di tanah.

6. Ada Sungai Terpanjang di Dunia?

Fakta Tersembunyi Dari Hutan Amazon

Sebagian besar masyarakat global tahu bahwa Sungai Nil adalah sungai terpanjang di dunia. Namun, menurut sekelompok ilmuwan yang melakukan studi kompleks menggunakan banyak teknologi mutakhir, Sungai Amazon sebenarnya adalah sungai terpanjang di dunia.

Hulu sungai ini dimulai di Andes Peru dan meluas sejauh 4.225 mil (6.800 kilometer), sekitar 65 mil (105 km) lebih panjang dari Sungai Nil.

Di satu sisi, Sungai Amazon merupakan sungai terbesar berdasarkan volume. Ini memompa sekitar 55 juta galon air ke Atlantik per detik. Yang menarik adalah sungai Amazon ditinggali beberapa binatang yang cukup mengerikan, diantaranya seperti piranha, anaconda hijau, belut listrik, caiman hitam dan ikan langka seperti arapaima, yang merupakan jenis ikan air tawar terbesar yang dapat ditemui di sungai Amazon.

7. Sumber Makanan dan Bahan Pembuat Obat

Lebih dari 80% varietas makanan dunia berasal dari hutan hujan Amazon, termasuk kopi. Selain itu, lebih dari 25% obat-obatan modern mengandung bahan-bahan yang didapatkan dari Amazon, namun hanya 1% dari spesies tanaman yang teruji memiliki sifat untuk mengobati.

8. Mencakup Sembilan Negara

Hutan Amazon luasnya 6,7 juta kilometer persegi atau setara dua kali luas wilayah India. Amazon merupakan hutan tropis paling luas di dunia. Bahkan, saking luasnya hutan Amazon ini, wilayahnya mencakup hingga sembilan negara, di antaranya Brasil, Kolombia, Peru, Venezuela, Ekuador, Bolivia, Guyana, Suriname, dan Guyana Prancis.

9.Rumah Penduduk Asli Amerika

Fakta Tersembunyi Dari Hutan Amazon

Hutan Amazon merupakan rumah dari satu juta penduduk Suku Indian di Amazon, Amerika Selatan, mereka tinggal di desa dekat Sungai Amazon.

Untuk memenuhi kebutuhan hidup, mereka berburu, mencari ikan, dan bercocok tanam. Sebagai penduduk asli, mereka selalu menjaga kelestarian hutan Amazon.

Itulah beberapa fakta di hutan amazon, dari segala keindahannya yang menyimpan begitu banyak misteri yang menarik untuk dipelajari.

Dan juga terdapat hal yang mungkin melanda Bumi apabila hutan Amazon terbakar habis:

1. Hampir Setengah dari Spesies Tanaman, Hewan, dan Mikroorganisme Dunia Hancur

Hutan hujan Amazon adalah rumah bagi 10% dari spesies dunia, termasuk 40.000 spesies tanaman, 3.000 spesies ikan air tawar, lebih dari 370 jenis reptil, dan 2,5 juta spesies serangga.

Menurut banyak ahli, saat ini kita sudah kehilangan 137 spesies hewan, tanaman, dan serangga setiap hari. Angka tersebut diperkirakan bertambah hingga sekitar 50.000 spesies dalam satu tahun, yang merupakan bencana bagi keanekaragaman hayati dunia.

Jika musibah kebakaran terus terjadi pada tingkat parah seperti sekarang, maka kita bisa kehilangan hampir setengah dari spesies dunia, termasuk 118 spesies yang terancam punah.

2. Kerugian Besar pada Dunia Medis, karena 90% Penyakit Diobati dengan Bahan dari Amazon

Dunia medis modern benar-benar tergantung pada kekayaan hutan hujan Amazon. Jika hutan lenyap, maka hal serupa pun terjadi pada banyak obat yang potensial untuk menyembuhkan segala macam penyakit.

Saat ini, 121 obat resep, termasuk obat yang mengobati glaukoma, leukemia, penyakit jantung, dan malaria, berasal dari tanaman yang ditemukan di hutan hujan Amazon.

Mengingat bahwa hutan hujan Amazon adalah rumah bagi 80.000 spesies tanaman, kita bisa kehilangan semua sumber alam yang berpotensi menjadi bahan dasar obat tertentu, terlebih untuk penyakit mematikan.

3. Musim Kemarau yang Lebih Panjang dan Banjir Besar

Jika hutan hujan Amazon raib, maka curah hujan akan berkurang di sekitar kawasan hutan. Ini akan menyebabkan efek riak dan mendorong perubahan iklim lebih cepat, yang akan menghasilkan lebih banyak kekeringan, musim kemarau yang lebih panjang, dan banjir besar.

Sayangnya, hutan hujan Amazon sudah mengalami penurunan curah hujan sebesar 25% di beberapa daerah.

4. Curah Hujan Lebih Sedikit, Mengancam Pertanian, Air Bersih, dan Persediaan Makanan

Suhu yang lebih hangat, kekeringan yang panjang, dan banjir juga akan berdampak pada pertanian, perairan, dan persediaan makanan. Penurunan curah hujan akan menyebabkan peningkatan infeksi hama dan penyakit.

Lebih sedikit persediaan air berarti lebih sedikit pula sumber daya untuk menabur benih dan memelihara tumbuhan. Ini akan sangat merusak hasil pertanian, yang imbasnya akan membatasi pasokan makanan kita.

5. 80 Persen Varietas Makanan Tak Ada Lagi

Ada lebih dari 3.000 buah di hutan hujan Amazon yang dapat dimakan. Hutan ini menghasilkan 80% dari makanan dunia, termasuk alpukat, ara, jeruk, anggur, lemon, pisang, mangga, nanas, kopi, kelapa, cokelat, dan tomat.